|
(Catatan:
Kata luka/ injury pada halaman ini mengacu pada rasa
sakit akibat sering manjat/ overuse injury dan bukan
luka akibat kecelakaan)
Kamu pasti udah tau kalo Panjat Tebing bukan sport
yang tanpa resiko medis. Bagi pemanjat rekreasi yang
manjatnya paling seminggu sekali jarang sekali dapet
yang namanya rasa sakit di tangan atau bagian tubuh
lainnya. Cuma orang yang bener2 serius dan kecanduan
ama Panjat Tebing kebanyakan dapet luka medis di sana
sini. Mereka pada umumnya manjat paling enggak dua
kali seminggu dan selalu cari rute atau problem yang
diangap sulit sesuai dengan tingkat kemampuan manjat
mereka. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati
karena itu kenalilah kemampuan fisik kamu dan jangan
lupa untuk pemanasan juga pelenturan/ stretching sebelum
manjat.
Karena panjat memanjat banyak mengandalkan kekuatan
otot tangan maka tanganlah yang bakal sering jadi
sasaran luka. Berdasarkan satu survey yang dilakukan
terhadap pemanjat, 80 persen dari luka yang dialami
pemanjat terdapat pada bagian tangan. Bagian yang
sangat sensitif yaitu jari dan siku tangan. Sebaiknya
kamu-kamu mempelajari tehnik2 memanjat dan menyadari
akan efek yang bakal ditimbulkan terhadap otot dan
bagian tubuh kamu saat kamu mempraktekan tehnik tertentu.
Pentingnya pengetahuan ini bisa meminimalkan luka
medis yang bakal ditimbulkan. Sebagai contoh tehnik
Gaston menghantarkan tekanan yang berat terhadap siku
tangan kamu, kalo kamu sering mengunakan tehnik ini
jangan kaget sikumu bakal terasa sakit dan kamu enggak
bakal bisa manjat untuk beberapa minggu.

flapper
Untuk
bisa lebih peka terhadap cikal bakal luka medis pintar-pintarlah
mendengarkan bahasa tubuh kamu. Sebelum kamu benar2
terluka biasanya saraf dibagian tubuh kamu memberikan
signal dan tanda-tanda bahwa kamu udah diluar batas
toleransi. Tanda-tanda (symptoms) tersebut bisa berupa
kulit memerah, otot atau persendian terasa hangat,
terdapat bengkak atau rasa sakit ringan yang sangat
enggak biasa. Kalo kamu dapet signal diatas segera
berhenti manjat dan istirahat untuk beberapa hari.
Sedangkan kalo udah terlanjur luka parah, kamu bisa
ngambil tindakan yang udah banyak dikenal dikalangan
medis yaitu yang disingkat RICE. Kependekan dari Rest
(Istirahat), Ice (Pake Es), Compression (Kompres)
dan Elevation (Posisi badan yang sakit harus lebih
tinggi dari jantung).
Pengalaman pribadi saya dan juga kebanyakan pemanjat
lainnya, injury yang paling umum di pemanjat yaitu
tendonitis (baca: tenenaitis) jari. Tendinitis yaitu
inflamasi atau pembengkakan tendon karena teralu sering
dipake dan diberikan beban yang luar biasa. Kalo jari2
kamu dan persendian jari kamu sakit akibat sering
manjat bisa dibilang 80% itu adalah tendonitis. Biasanya
injury ini muncul karena seringnya menggunakan pegangan
kecil/ krimper. Untuk penanggulangannya yaitu segera
dikompres pake es, ini akan mengurangi pembengkakan.
Jangan lupa bungkus es-nya pake kain sebelum dikompreskan
ke kulit tangan/ jari. Pengompresan juga enggak boleh
terlalu lama, 10 menit udah maksimal. Kalo kamu merasa
dapet tendonitis berhentilah manjat sampe rasa sakitnya
hilang kemudian ditambah istirahat tanpa manjat selama
2 minggu. Setelah itu kamu bisa mulai manjat lagi
tapi ingat hindari krimper dan overhang, beberapa
minggu kemudian kamu baru boleh mulai manjat hebat
lagi.
Untuk diketahui aja tendonitis jari yang pernah saya
alami bertahan selama 2 bulan lebih, setiap kali dipake
manjat makin terasa sakit. Penggunaan plester/ tape
sangat membantu mengurangi rasa sakit tendonitis saya
walaupun sebetulnya alangkah lebih baik untuk istirahat
total. Sampe sekarang saya selalu mamakai plester
dijari untuk tindakan preventif terhadap tendonitis
dan rasa sakit di jari tangan, saya kira ini cukup
efektif. Injury parah lainnya yang saya alami yaitu
di bagian pundak/ persendian bahu yang sakitnya bertahan
selama lebih dari tiga bulan. Asalkan mau istirahat
dari manjat dan kerja berat biasanya luka medis akibat
manjat bakal sembuh dengan sendirinya. Istirahat
Total adalah remedi paling murah dan mujarab!
Kalo mau sembuh lebih cepat kunjungi dokter dan seorang
ahli terapi fisik (physical therapist), karena seringkali
kamu enggak tahu kalo luka tersebut sangat serius.
Sebelum terlambat kunjungi dokter, kalo udah terlambat
jalan satu2nya yang bisa diambil biasanya operasi
yang biayanya tentu aja enggak dikit!
Kalo kamu mau ingin info lebih banyak mengenai luka
medis pada pemanjat tebing kamu bisa dapetin dari
buku One Move Too Many... Buku ini
diterbitkan oleh PETZL salah satu perusahaan terbesar
didunia yang membuat peralatan Panjat Tebing. Terbitan
pertama dalam bahasa Jerman dan diterjemahkan kedalam
Bahasa Inggris. Diawali dengan dasar anatomi tubuh,
buku tsb menjelaskan beragam injury yang umum pada
olah raga Panjat Tebing mulai dari definisi, simtom
atau gejala-gejala luka, dan juga terapi-nya. Informasi
lain yang saya anggap sangat bagus yaitu latihan rehabilitasi/
penyembuhan melalui stretching yang dikhususkan untuk
bagian tubuh tertentu yang mengalami luka medis. Ditambahkan
pula informasi pertumbuhan otot, penggunaan plester,
nutrisi juga aspek medis pada para pemanjat tebing
generasi mendatang.
|